Fat-Free Framework, Alternatif Framework di PHP

2018-01-18 08:29:54

Beberapa waktu lalu saat ingin membangun website ini (www.kelaskoding.com) saya melakukan riset kecil mencari framework yang cocok. Walaupun sebenarnya saya bukan programmer PHP tapi saya putuskan akan menggunakan PHP,  karena alasannya sederhana: "Share hostingnya murah meriah :D".  Saya tau di PHP terdapat banyak framework dan yang paling populer adalah CI dan Laravel saat ini. Saya pernah menggunakan CI waktu jaman kuliah tapi sekarang udah lupa sama sekali :( mau baca-baca lagi udah males, lagian pengen coba hal yang baru. Saya melirik Laravel, mmm.. semua yang saya butuhkan tersedia dan framewoknya cukup mudah dipelajari. Tapi ternyata dari beberapa sumber di internet saya temukan bahwa Laravel kurang baik disisi "performance". Tentu ini sangat subyektif karena banyak juga aplikasi diluar sana yang sangat bagus dan menggunakan Laravel. Sampai satu waktu saya mendapat client dari sebuah startup di Jakarta yang selama ini menggunakan Laravel untuk produk mereka tapi ternyata kecewa dengan performanya dan akhirnya memutuskan untuk migrasi ke Java (Springboot). Dengan pengalaman itu tentunya sudah menyiutkan nyali saya untuk lanjut dengan Laravel hehee. Setelah googling sana-sini, baca review sana-sini akhir ketemu sebuah framework yang namanya Fat-Free (www.fatfreeframework.com).



Fatfree framework termasuk micro framework, yang umumnya digunakan untuk membangun restapi. Tapi fatfree framework juga tetap dapat digunakan untuk membuat aplikasi web yang lengkap. Website ini, kelaskoding.com dibangun dengan fatfree framework dan saya cukup puas dengan performanya walaupun masih pakai share hosting :D.

Beberapa kelebihan dari framework ini adalah 

  • Cepat dan ringat, code basenya hanya ~65kb. Bandingkan dengan framework lain yang ukurannya gede bingitsss :(
  • Walaupun kecil tapi semua fungsi-fungsi yang dibutuhkan sudah tersedia.
  • Routing engine
  • Modular, dengan arsitektur yang modular aplikasi kita akan benar-benar ringan, karena hanya modul yang dibutuhkan saja yang akan diload
  • Template engine yang sederhana dan clean
  • Modern dependency management dengan composer. Artinya kita bisa pakai library PHP yang lainnya
  • Udah ada ORM yang suport MySQL, SQLite, MSSQL/Sybase, PostgreSQL, MongoDB dan  its own lightning fast Flat-File DB (Jig)
  • Udah ada Unit Testing
  • Loging
  • Image processor
  • Geodata handler
  • Cache engine
  • SMTP
  • Data Validation
  • Auth
  • Dan masih banyak lagi plugin-plugin dari pihak ketiga
Memang belum selengkap fitur Laravel tapi itu bisa ditukar dengan performanya yang sangat baik. Lagian fitur yang tersedia juga sudah cukup memenuhi kebutuhan saya. Walaupun saya bukan programmer PHP, tapi saya bisa langsung produktif. Saya butuh waktu kurang lebih 2 jam untuk pelajari framework ini dan  begitu ngerti saya hanya butuh kurang lebih 4 jam untuk membangun website kelaskoding.com ini :)

Ini pengalaman subyektif saya, masing-masing orang pasti akan punya pengalaman yang berbeda. Bagi saya yang penting it's working!!